A.keyboard
ada beberapa kerusakan yang sering terjadi pada keyboard diantaranya:
1- keyboard tidak terdeteksi oleh PC, muncul pesan ”keyboard error or no keyboard present”
Cara mengatasinya:
-) Matikan kembali komputer anda dan cek apakah kabel keyboard sudah tertancap dengan benar pada CPU
-) Jika computer dihidupkan kembali dan pesan kesalahan masih muncul maka kemungkinan keyboard anda rusak, coba dengan keyboard yang lain untuk memastikan bahwa key board anda yang rusak
-) Jka dengan mengganti keyboard pesan kesalahan masih muncul berarti bukan keyboard yang rusak tetapi bisa saja plot di motherboard yang rusak.
2- Tombol keyboard sering macet pada saat ditekan/ditombol
Penyebabnya:
-) Di sebabkan oleh debu yang sudah menumpuk di sela-sela tombol keyboard
Cara mengtasinya:
-) perlu dilakukan pembersihan pada keyboard, keyboard dapat dibersihkan dengan menyedotnya dengan vacuum cleaner atau kuas, Ingat pada saat anda membersihkan harus dilakukan pada saat computer dalam keadaan mati dan keyboard dilepas dari portnya.
B.mouse
1- Mouse tidak terdeteksi oleh PC
Cara mengatasinya:
-) Analisa pertama, kabel mouse tidak terhubung dengan baik solusinya: Lepas dan pasang kembali kabel mouse untuk memastikan apakah kabel mouse sudah tertancap denga tepat, tapi ingat pada saat anda melepas nya computer harus dalam keadaan mati agar tidak terjadi konsleting
-) Analisa kedua , kemungkinan rusaknya driver yang menghubungkan system dengan mouse untuk itu perlu dilakukan pendeteksian ulang driver secara otomatis dengan windows melalui “device manager”. Langkah yang dilakukan: Klik kanan my computer pada desktop windows, pilih properties, hardware, device manager, klik mouse tersebut dengan menggunakan keyboard dengan bantuan tombol “tab”, hapus driver mouse yang lama dengan menggunakan tombol “remove” dan setelah itu restart ulang computer.
Jika sambungan dan driver mouse benar tetepi mouse tetep tidak terdeteksi oleh windows ada kemungkinan mouse rusak/ kemudian coba dengan mouse yang lain apakah terjadi hal yang sama apabila masih tetap seperti itu berati port PS/2 nya rusak.
2- Pointer mouse sering loncat
Penyebabnya:
-) karena kotornya komponen bola mouse, karena komponen bola tersbut banyak bersentuhan dengan moue pad yang tida selalu bersih.
Cara mengatasinya:
-) Buka penutup bola mouse di bagian bawah dengan memutarnya 90 derajat
-) keluarkan bolanya dan bersihkan dengan air hangat atau alcohol srta sikat dengan kuas lalu keringkan
-) Di bagian dalam mouse dapat diamati adanya tiga buah roda. 2 lebar dan 1 kecil kotoran ynag menempel pada komponen tersebut perlu dibersihkan. Demikian juga dengan kotoran yang menempel pada gerigi dan bantalan bola lakukan pembersihan dengan hati-hatisupaya tidak merusak komponen pada mouse.
C.Monitor
kerusakan yang sering terjadi:
1- Monitor tidak mau menyala
Cara mengatasinya:
-) Pastikan bahwa tombol power dalam kedaan “on”
-) jika lampu indicator tidak menyala, lihat kabel power baik pada monitor maupun kearah outlet listrik. Pastikan bahwa sudah benar
-) Apabila tetap tidak menyala, gantilah dengan kabel power yang lain
-) Jika lampu indicator pada monitor hidup dan berwarna orange/ berkedip-kedip, cek kabel video yang menghubungkan monitor dengan CPU apakah sudah terpasang dengan benar. Pastikan bahwa kabek tersebut sudah terpasang dengan benar dan baik.
-) Apabila dengan pengecekan masalah diatas masalah ini tetap tidak terdeteksi, berarti ada problem pada sinyal video board adapter CRT.
2- Monitor menjadi gelap saat loading windows
Penyebabnya:
-) Karena setup driver untuk monitor tidak tepat yang sering terjadi adalah karena dalam keadaan “on” screen display setting, setting frekuensi telalu tinggi.
Untuk mengatasinya:
-) Lakukan booting windows dalam keadaan safe mode dengan cara menekan F8 saat computer loading windows
-) Lakukan instalasi ulang driver VGA card. Setelah itu pilih jenis monitor yang cocok yang akan menentukan frekuensi maksimal yang akan ditampilkan pada windows.
3- Monitor seperti berkedip saat digunakan
Penyebabnya:
-) Gambar pada layar terlalu rendah. Hal tersebut bisa saja terjadi karena ada masalah dengan setting refresh rate pada computer refresh rate merupakan kemampuan maksimal yang dilakukan monitor untuk menampilkan frame dalam satu detik.
Cara mengatasinya:
-) Untuk mengatur refresh rate gunakan menu display properties seperti pada gambar diatas. Pada tab setting klik button advanced lalu pilih tab monitor pada tab tersebut akan ditampilkan pilihan refresh rate yang diinginkan. Cobalah beberapa refresh rate tersebut untuk mendapatkan pilihan yang tepat bagi monitor.
D. CARA MEMBERSIHKAN PRINTER
Trouble Shooting pada Inkjet Printer
Di sini akan di bahas, bagaimana mengatasi masalah yang sering terjadi pada inkjet printer.
Trouble shooting disini akan di bahas juga lebih mendetail secara tehnis.
EPSON PRINTER
• Printer epson R210 dan R230 menarik kertas tidak sempurna/ gagal melakukan loading
• Hasil cetak pada printer epson C41, C43, C45 ( C Series ) kotor/ streak out/ ada tambahan garis pada waktu melakukan pencetakan
• Printer Epson Maintenance Error / Blinking/ Lampu Power+Resume/ Tinta + Paper Nyala Bergantian
HP PRINTER
• Me-reset full ink indikator pada HP Catridge yang telah di isi ulang [ HP 21, 22, 27, 28, 56, 57, 58 ]
• Printer HP Deskjet 3600 & 3700 Series Catridge Head Bergerak Kekanan Secara Keras/ Hasil Cetakan Macet Ditengah Proses Pencetakan Berlangsung
CANON PRINTER
• Printer canon IP 1200, 1300 , 1600, 1700, 2200 blinking setelah catridge di isi ulang
• Printer canon IP 1000, IP 1500, I 255, I 320 dan Pixma Series menarik kertas tidak sempurna/miring
• Printer canon Maintenance Error / Blinking/ Lampu Power+Resume/ Tinta + Paper Nyala Bergantian
A.Printer epson R210 dan R230 menarik kertas tidak sempurna/ gagal melakukan loading
SOLUSI :
Hal ini terjadi karena karet pick up roll sdh licin/ menipis coba bersihkan karet abu 2x/ pick up roll dgn duraklin/ lapisi selotip pd bagian plastik pick up lalu pasang kembali karet pick up rolnya sehingga karet menjadi lebih tebal.
Hasil cetak pada printer epson C41, C43, C45 ( C Series ) kotor/ streak out/ ada tambahan garis pada waktu melakukan pencetakan
SOLUSI :
Suntikkan Duraklin pada capping unit/ karet/ busa penyedot tinta sebanyak 2 - 4 ml hingga capping unit bersih dari kerak tinta, hal ini penyebab terjadinya streak out printing
Printer Epson Maintenance Error / Blinking/ Lampu Power+Resume/ Tinta + Paper Nyala Bergantian
SOLUSI :
Hal ini diakibatkan oleh waste ink pad counter sdh penuh / full sehingga printer berhenti bekerja, lakukan proses reset waste ink counter melalui software khusus seperti general tool/ ssclg/ adjustment program.
Me-reset full ink indikator pada HP Catridge yang telah di isi ulang [ HP 21, 22, 27, 28, 56, 57, 58 ]
SOLUSI :
Ada 2 tehnik yang dapat di lakukan disini.
Tehnik pertama :
1. Siapkan 2 kertas pada printer, Lepas Catridge, lalu pasang stiker/ selotip pada kontak 1, pasangkan hp catridge pada printer unit dan biarkan printer mencetak aligment page.
2. Lepaskan catridge dan pasang stiker/ selotip pada kontak 2 lalu pasang kembali catridge pada printer, biarkan printer mencetak aligment page sekali lagi
3. Lepaskan kedua selotip yg terpasang pada kontak 1 & 2 dan pasang kembali catridge pada printer, setelah proses ini seharusnya indikator tinta sdh penuh kembali !
Tehnik kedua :
Apabila Tehnik pertama gagal, maka lakukan tehnik yang ke dua.
Tehnik ke dua, hampir sama dengan tehnik pertama, hanya berbeda pada letak pemasangan selotip.
1. Siapkan 2 kertas pada printer, Lepas Catridge, lalu pasang stiker/ selotip pada kontak 1, pasangkan hp catridge pada printer unit dan biarkan printer mencetak aligment page.
2. Lepaskan catridge dan pasang stiker/ selotip pada kontak 2 lalu pasang kembali catridge pada printer, biarkan printer mencetak aligment page sekali lagi
3. Lepaskan catridge dan pasang stiker/ selotip pada kontak 3 lalu pasang kembali catridge pada printer, biarkan printer mencetak aligment page sekali lagi
4. Lepaskan ketiga selotip yg terpasang pada semua kontak , pasang kembali catridge pada printer, setelah proses ini seharusnya indikator tinta sdh penuh kembali !
B.Printer HP Deskjet 3600 & 3700 Series Catridge Head Bergerak Kekanan Secara Keras/ Hasil Cetakan Macet Ditengah Proses Pencetakan Berlangsung
SOLUSI :
hal ini terjadi karena bar encoder strip cacat/kotor coba bersihkan dengan kain bersih yang sudah diteteskan duraklin untuk menghilangkan bekas tinta diplastik encoder strip tersebut.
C.Printer canon IP 1200, 1300 , 1600, 1700, 2200blinking setelah catridge di isi ulang
SOLUSI :
Tekan dan tahan tombol resume 10 detik lalu klik ok pada warning / peringatan indikator di monitor komputer
D.Printer canon IP 1000, IP 1500, I 255, I 320 dan Pixma Series menarik kertas tidak sempurna/miring
SOLUSI:
Hal ini biasa terjadi karena adanya kotoran/ benda asing pada bagian paper guide roll/ pick up roll unit, bersihkan kotoran tsb hingga kertas menarik dgn sempurna
E.Printer canon Maintenance Error / Blinking/ Lampu Power+Resume/ Tinta + Paper Nyala Bergantian
SOLUSI :
Hal ini diakibatkan oleh waste ink pad counter sdh penuh / full sehingga printer berhenti bekerja,lakukan proses reset waste ink counter melalui software khusus seperti general tool/ adjustment program.
E.Merawat kipas(fan)
1. Pakailah PSU yg 'ASELI'. PSU itu pengaruh, kalau PSU abal-abal sempat digunakan, walaupun hanya 2 jam saja, Anda tidak akan tahu, efek samping jangka panjang apa yang akan dihasilkan PSU abal2 itu terhadap komponen2 Anda. Termasuk fan.
2. Perhatikan debu nya atau bising nya. Seiring waktu, debu PASTI NEMPEL di blade/fan. Dengarkan bunyi saat masih baru, apakah berbeda saat berdebu? Bila ternyata berdebu, segera bersihkan, dikarenakan blade/fan dengan debu yang menempel, membuat putaran menjadi lebih lambat. Misal : TT iFlash+ 12 gw muter di 1500rpm, tapi karna debu, puterannya tinggal sekitar 1420rpm, dan ini memakan usia dari fan, dikarenakan ia bekerja lebih berat daripada di kondisi normal. Bila debu terus menempel berkepanjangan tanpa perhatian lebih lanjut, biasanya fan akan DOL. alias tewas
.
3. JANGAN PERNAH SENTUH BLADE DI SAAT MUTER. Risiko nya tanggung sendiri klo ada blade yg retak. Mau sengaja kek, engga sengaja kek, singkirkan jauh-jauh itu semua kemungkinan yang ada. Sekali nya blade retak/mulai patah, udah engga bisa diharapkan lagi buat di benerin.
Membersihkan kipas :
1. Beli kuas cat (ukuran terserah, lebar, tipis, pipih, panjang) harga <5000 perak
2. lepas fan yang berdebu
3. pegang bagian bodi, bukan blade
4. sambil tahan blade di bagian tengah (bearing) sembari fan anda kuas samapi bersih
5. untuk bagian yang tak terjangkau, tiup-tiup atau coba pake kompressor, pakai tangan
6. jangan harap untuk bisa seperti fan baru lagi, tapi biasanya sekali dibersihkan, air flow akan meningkat. Bagi Fan LED, warna akan makin jernih
Kamis, 10 Desember 2009
troubleshooting peralatan periferal
Diposting oleh
ihsan hidayat
di
07.53
0
komentar
Cara membersihkan printer
CARA MEMBERSIHKAN PRINTER
Bersihkan 'Head' Cetak
Hal lain yang perlu Anda perhatikan, bahwa jika Anda dapat membersihkan 'head' cetak dot-matrix atau daisywheel memakai sarana khusus, seperti yang diproduksi oleh Perfect Data.
Sarana tersebut terdiri dari selembar pembersih yang dimasukkan melalui printer yang seakan-akan berupa kertas dan larutan pembersih.
Maka yang perlu Anda lakukan adalah basahi lembaran tersebut dengan larutan, kemudian jalankan printer untuk mencetak di atasnya (tanpa dengan pita) seraya untuk mengujinya.
Dimana larutan tadi untuk melarutkan sisa-sisa tinta yang kering, kemudian diserap oleh lembaran tersebut.
Atau bisa Anda lakukan cara lain dengan memakai cartridge pembersih khusus yang disisipkan sebagai pengganti.
Di samping itu Anda juga perlu membersihkan platen (silinder karet) untuk menghilangkan tinta yang tersisa saat kertas telah dicetak.
Perfect Data merupakan pembersih khusus dengan sikat cetakan, dimana ia berguna untuk membersihkan platen yang terkena tinta.
Namun bantalan yang melindungi larutan juga dapat dipakai untuk membersihkan bagian luar dari platen tersebut.
Jika ada bagian printer yang tidak mampu bergerak dengan bebas, maka pakailah minyak pelumas mesin (dengan catatan simak buku petunjuk printer yang Anda pakai).
Kebanyakan printer memakai bantalan poros yang dirancang untuk tidak memerlukan pelumasan.
Jika kotoran atau debu kertas telah mengotorinya, maka setitik minyak diperlukan untuk membersihkannya. Jika Anda memerlukan pelumas, disarankan menggunakan seminimal mungkin.
Setelah Anda selesai membersihkannya maka pasanglah pita atau cartridge tinta yang baru.
Lakukanlah pengujian printer untuk mengecek, agar mutu cetaknya memuaskan.Kebanyakan printer mempunyai ketentuan pengendali jarak antara kepala cetak dan platen.
Untuk meminimalkan keausan maka lakukan cara dengan mengatur sampai spasi maksimum yang memberikan mutu cetakan yang bagus.Dari kegiatan di atas maka bersihkan tutup printer memakai kain halus dan larutan detergent kemudian pasanglah kembali.
Letakkan kertas di baki atau masukkan kertas dengan hati-hati (jangan lakukan pemaksaan), lalu pastikan kertas masuk secara mulus tanpa menyangkut bagian lain.Dari langkah-langkah di atas yang perlu digaris bawahi adalah:
1. Matikan printer, lepaskan tutup dan pita.
2. Bersihkan debu atau kotoran yang melekat pada printer.
3. Periksa dan bersihkan jalan keluar masuk kertas dan platen.
4. Bersihkan dan gantilah 'head' cetak.
5. Gantilah pita jika sudah habis.
6. Lakukan pengujian pencetakan untuk mendapatkan mutu cetakan yang memuaskan.
7. Bersihkan dan kembalikan penutup printer.
8. Lakukan pemeriksaan kertas dan yakinkan dipasang dengan tepat dan kondisi masuk dengan lancar.
Merawat kipas:
1. Pakailah PSU yg 'ASELI'. PSU itu pengaruh, kalau PSU abal-abal sempat digunakan, walaupun hanya 2 jam saja, Anda tidak akan tahu, efek samping jangka panjang apa yang akan dihasilkan PSU abal2 itu terhadap komponen2 Anda. Termasuk fan.
2. Perhatikan debu nya atau bising nya. Seiring waktu, debu PASTI NEMPEL di blade/fan. Dengarkan bunyi saat masih baru, apakah berbeda saat berdebu? Bila ternyata berdebu, segera bersihkan, dikarenakan blade/fan dengan debu yang menempel, membuat putaran menjadi lebih lambat. Misal : TT iFlash+ 12 gw muter di 1500rpm, tapi karna debu, puterannya tinggal sekitar 1420rpm, dan ini memakan usia dari fan, dikarenakan ia bekerja lebih berat daripada di kondisi normal. Bila debu terus menempel berkepanjangan tanpa perhatian lebih lanjut, biasanya fan akan DOL. alias tewas.
3. JANGAN PERNAH SENTUH BLADE DI SAAT MUTER. Risiko nya tanggung sendiri klo ada blade yg retak. Mau sengaja kek, engga sengaja kek, singkirkan jauh-jauh itu semua kemungkinan yang ada. Sekali nya blade retak/mulai patah, udah engga bisa diharapkan lagi buat di benerin.
Membersihkan kipas :
1. Beli kuas cat (ukuran terserah, lebar, tipis, pipih, panjang) harga <5000 perak
2. lepas fan yang berdebu
3. pegang bagian bodi, bukan blade
4. sambil tahan blade di bagian tengah (bearing) sembari fan anda kuas samapi bersih
5. untuk bagian yang tak terjangkau, tiup-tiup atau coba pake kompressor, pakai tangan
6. jangan harap untuk bisa seperti fan baru lagi, tapi biasanya sekali dibersihkan, air flow akan meningkat. Bagi Fan LED, warna akan makin jernih
Diposting oleh
ihsan hidayat
di
07.52
0
komentar
JENIS DIAGNOSA KOMPUTER
JENIS DIAGNOSA KOMPUTER
Untuk memeriksa kondisi hardware pada komputer perlu dilakukan diagnosa. Pada komputer dikenal tiga jenis diagnosa, yaitu :
1.POST (Power-On Self-Test)
2.Diagnosa umum (routine)
3.Diagnosa mencari dan memecahkan kerusakan
5.POST ADALAH memeriksa dan menguji semua komponen-komponen system secara otomatis setiap kali computer dihidupkan ,Jika saat POST terjadi problem, suatu pesan akan disampaikan pada pengguna. Pesan tersebut dapat berupa : pesan tampilan di layar, suara beep.
6. Langkah-langkah POST
Setiap kali komputer dihidupkan secara otomatis akan memulainya dengan langkah diagnosa yang dikenal dengan POST. POST ini akan memeriksa dan menguji semua komponen-komponen sistem. Jika saat POST terjadi problem, suatu pesan akan disampaikan pada pengguna. Pesan tersebut dapat berupa : pesan tampilan di layar, suara beep, atau kedua-duanya. Indikasi dari adanya masalah sewaktu POST dinyatakan :
Kode kesalahan : dua sampai lima digit angka
Pesan kesalahan : pesan singkat dalam bahasa Inggris (ada beberapa
pesan yang menunjukkan problemnya)
Kode beep : suara beep berurutan
Dengan sangat bervariasinya pabrik pembuat motherboard dan ROM BIOS maka kode beep yang diberikan juga bervariasi artinya untuk kerusakan yang sama akan diberikan kode beep yang berbeda yang dikarenakan adanya perbedaan pabrik pembuat ROM BIOS atau motherboard. Pengujian semua memori termasuk dalam langkah POST ini. Lamanya pengujian tergantung dari besar kecilnya kapasitas memori yang terpasang. Akan tetapi POST tidak mengecek semua peralatan tambahan/perluasan seperti : printer, modem, dsb.
Adapun langkah-langkah POST adalah sbb :
Tes CPU: interupsi ditutup, pengetesan flag internal, dan pengetesan register internal
Test checksum ROM BIOS: pengetesan checksum ROM BIOS. Hasil checksum LSB harus nol.
Tes Timer 1: Timer 1 8253 diprogram pada operasi mode 2, pengecekan pada akses dasar pencacah, pengecekan pada pencacah.
Tes DMAC: pengetesan pada semua saluran register alamat dan register pencacah DMA, inisialisasi saluran 0 DMA, inisialisasi timer 1, memulai siklus memori refresh.
Tes 16 KB DRAM: pengetesan pada 5 pattern yang berbeda AAH, 55H, FFH, 01H, 00H tulis dan baca kembali.
Inisialisasi Interrupt controller: control word dikirim untuk inisialisasi mode interrupsi, pengesetan vector interupsi di memori.
Tes Interrupt controller: seting dan pengesetan ulang register interupsi, menempat-kan stack-stack kesalahan interupsi.
Inisialisasi Timer 0: timer 0 diinisialisasi pada operasi mode 3, cek timer 0.
Tes CRT controller: inisialisasi CRT controller, test RAM video, cek sebagian parity error, setup mode video melalui pembacaan konfigura-si, pengujian pewaktuan dan signal sinkronisasi gambar.
Tes DRAM di atas 16KB: pengetesan pada 5 pattern yang berbeda AAH, 55H, FFH, 01H, 00H tulis dan baca kembali, jika ada kesalahan akan ditampil-kan alamat kesalahan dan data di layar.
Tes Keyboard: cek keyboard dengan kondisi keyboard reset, cek penekanan kunci pada keyboard.
Tes Disk drive: cek semua card adapter disket dan disk drive yang terpasang, POST memanggil sistem operasi dari disk.
Langkah-langkah POST di atas dapat diringkas sebagai berikut :
Test 1 (Basic System): cek power supply, MPU, bus, dan ROM (langkah a-b)
Test 2 (Extended System): cek system timer, DMAC, 16KB lokasi awal DRAM dan PIC (langkah c-h)
Test 3 (Display): cek sistem pengendali signal video pada card monitor dan VRAM (langkah i)
Test 4 (Memory): cek lokasi DRAM di atas 16KB dengan disampling / dicuplik (langkah j)
Test 5 (Keyboard): cek keyboard (langkah k) f) Test 6 (Drive): cek adapter card dan peripheral disk drive dan
hard disk (langkah l)
2. Pesan Kesalahan Selama POST
Test 1 (Basic System Error), sistem terhenti dengan tanpa tampilan dan suara beep, walaupun kursor mungkin nampak.
Test 2 (Extended System Error), satu suara beep panjang diikuti dengan satu suara beep pendek, dan eksekusi POST terhenti.
Test 3 (Display Error), satu suara beep panjang diikuti dengan dua suara beep pendek, dan POST melanjutkan dengan test berikutnya.
Test 4 (Memory Error), ada tampilan angka yang menunjukkan kode kesalahan.
Test 5 (Keyboard Error), ada tampilan angka yang menunjukkan kode kesalahan.
Test 6 (Drive Error), ada tampilan angka 601, 1780, atau 1781 yang menunjukkan kode kesalahan.
Diposting oleh
ihsan hidayat
di
07.40
0
komentar
trojan
Trojan
Trojan horse atau Kuda Troya atau yang lebih dikenal sebagai Trojan dalam keamanan komputer merujuk kepada sebuah bentuk perangkat lunak yang mencurigakan (malicious software/malware) yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan. Tujuan dari Trojan adalah memperoleh informasi dari target (password, kebiasaan user yang tercatat dalam system log, data, dan lain-lain), dan mengendalikan target (memperoleh hak akses pada target).
Trojan berbeda dengan jenis perangkat lunak mencurigakan lainnya seperti virus komputer atau worm karena dua hal berikut:
Trojan bersifat "stealth" (siluman dan tidak terlihat) dalam operasinya dan seringkali berbentuk seolah-olah program tersebut merupakan program baik-baik, sementara virus komputer atau worm bertindak lebih agresif dengan merusak sistem atau membuat sistem menjadi crash.
Trojan tidak mereplikasi dirinya sendiri, sementara virus komputer dan worm melakukannya.
Pada umumnya Trojan tidak berbahaya selama pengguna tidak terhubung pada internet atau jaringan. Karena Trojan dikendalikan dari komputer lain (komputer attacker).
Penggunaan istilah Trojan atau Trojan horse dimaksudkan untuk menyusupkan kode-kode mencurigakan dan merusak di dalam sebuah program baik-baik dan berguna; seperti halnya dalam Perang Troya, para prajurit Sparta bersembunyi di dalam Kuda Troya yang ditujukan sebagai pengabdian kepada Poseidon. Kuda Troya tersebut menurut para petinggi Troya dianggap tidak berbahaya, dan diizinkan masuk ke dalam benteng Troya yang tidak dapat ditembus oleh para prajurit Yunani selama kurang lebih 10 tahun perang Troya bergejolak.
Kebanyakan Trojan saat ini berupa sebuah berkas yang dapat dieksekusi (*.EXE atau *.COM dalam sistem operasi Windows dan DOS atau program dengan nama yang sering dieksekusi dalam sistem operasi UNIX, seperti ls, cat, dan lain-lain) yang dimasukkan ke dalam sistem yang ditembus oleh seorang cracker untuk mencuri data yang penting bagi pengguna (password, data kartu kredit, dan lain-lain). Trojan juga dapat menginfeksi sistem ketika pengguna mengunduh aplikasi (seringnya berupa game komputer) dari sumber yang tidak dapat dipercayai dalam jaringan Internet. Aplikasi-aplikasi tersebut dapat memiliki kode Trojan yang diintegrasikan di dalam dirinya dan mengizinkan seorang cracker untuk dapat mengacak-acak sistem yang bersangkutan.
Beberapa jenis Trojan yang beredar antara lain adalah:
Pencuri password: Jenis Trojan ini dapat mencari password yang disimpan di dalam sistem operasi (/etc/passwd atau /etc/shadow dalam keluarga sistem operasi UNIX atau berkas Security Account Manager (SAM) dalam keluarga sistem operasi Windows NT) dan akan mengirimkannya kepada si penyerang yang asli. Selain itu, jenis Trojan ini juga dapat menipu pengguna dengan membuat tampilan seolah-olah dirinya adalah layar login (/sbin/login dalam sistem operasi UNIX atau Winlogon.exe dalam sistem operasi Windows NT) serta menunggu pengguna untuk memasukkan passwordnya dan mengirimkannya kepada penyerang. Contoh dari jenis ini adalah Passfilt Trojan yang bertindak seolah-olah dirinya adalah berkas Passfilt.dll yang aslinya digunakan untuk menambah keamanan password dalam sistem operasi Windows NT, tapi disalahgunakan menjadi sebuah program pencuri password.
Pencatat penekanan tombol (keystroke logger/keylogger): Jenis Trojan ini akan memantau semua yang diketikkan oleh pengguna dan akan mengirimkannya kepada penyerang. Jenis ini berbeda dengan spyware, meski dua hal tersebut melakukan hal yang serupa (memata-matai pengguna).
Tool administrasi jarak jauh (Remote Administration Tools/RAT): Jenis Trojan ini mengizinkan para penyerang untuk mengambil alih kontrol secara penuh terhadap sistem dan melakukan apapun yang mereka mau dari jarak jauh, seperti memformat hard disk, mencuri atau menghapus data dan lain-lain. Contoh dari Trojan ini adalah Back Orifice, Back Orifice 2000, dan SubSeven.
DDoS Trojan atau Zombie Trojan: Jenis Trojan ini digunakan untuk menjadikan sistem yang terinfeksi agar dapat melakukan serangan penolakan layanan secara terdistribusi terhadap host target.
Ada lagi sebuah jenis Trojan yang mengimbuhkan dirinya sendiri ke sebuah program untuk memodifikasi cara kerja program yang diimbuhinya. Jenis Trojan ini disebut sebagai Trojan virus.
Mendeteksi keberadaan Trojan merupakan sebuah tindakan yang agak sulit dilakukan. Cara termudah adalah dengan melihat port-port mana yang terbuka dan sedang berada dalam keadaan "listening", dengan menggunakan utilitas tertentu semacam Netstat. Hal ini dikarenakan banyak Trojan berjalan sebagai sebuah layanan sistem, dan bekerja di latar belakang (background), sehingga Trojan-Trojan tersebut dapat menerima perintah dari penyerang dari jarak jauh. Ketika sebuah transmisi UDP atau TCP dilakukan, tapi transmisi tersebut dari port (yang berada dalam keadaan "listening") atau alamat yang tidak dikenali, maka hal tersebut bisa dijadikan pedoman bahwa sistem yang bersangkutan telah terinfeksi oleh Trojan Horse.
Cara lainnya yang dapat digunakan adalah dengan membuat sebuah "snapshot" terhadap semua berkas program (*.EXE, *.DLL, *.COM, *.VXD, dan lain-lain) dan membandingkannya seiring dengan waktu dengan versi-versi terdahulunya, dalam kondisi komputer tidak terkoneksi ke jaringan. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat sebuah checksum terhadap semua berkas program (dengan CRC atau MD5 atau mekanisme lainnya). Karena seringnya Trojan dimasukkan ke dalam direktori di mana sistem operasi berada (\WINDOWS atau \WINNT untuk Windows atau /bin, /usr/bin, /sbin, /usr/sbin dalam keluarga UNIX), maka yang patut dicurigai adalah berkas-berkas yang berada di dalam direktori tersebut. Banyak berkas yang dapat dicurigai, khususnya berkas-berkas program yang memiliki nama yang mirip dengan berkas yang "baik-baik" (seperti "svch0st.exe", dari yang seharusnya "svchost.exe", sebuah berkas yang dijalankan oleh banyak layanan sistem operasi Windows) dapat dicurigai sebagai Trojan Horse.
Cara terakhir adalah dengan menggunakan sebuah perangkat lunak antivirus, yang dilengkapi kemampuan untuk mendeteksi Trojan yang dipadukan dengan firewall yang memonitor setiap transmisi yang masuk dan keluar. Cara ini lebih efisien, tapi lebih mahal, karena umumnya perangkat lunak antivirus yang dipadukan dengan firewall memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan dua cara di atas (yang cenderung "gratis"). Memang, ada beberapa perangkat yang gratis, tapi tetap saja dibutuhkan waktu, tenaga dan uang untuk mendapatkannya (mengunduhnya dari Internet).
Berikut ini adalah contoh penggunaan utilitas Netstat dalam Windows XP Professional
C:\>netstat -a -b
Active Connections
Proto Local Address Foreign Address State PID
TCP windows-xp:epmap 0.0.0.0:0 LISTENING 956
c:\windows\system32\WS2_32.dll
C:\WINDOWS\system32\RPCRT4.dll
c:\windows\system32\rpcss.dll
C:\WINDOWS\system32\svchost.exe
-- unknown component(s) --
[svchost.exe]
TCP windows-xp:microsoft-ds 0.0.0.0:0 LISTENING 4
[System]
TCP windows-xp:50300 0.0.0.0:0 LISTENING 1908
[oodag.exe]
TCP windows-xp:1025 0.0.0.0:0 LISTENING 496
[alg.exe]
TCP windows-xp:1030 0.0.0.0:0 LISTENING 1252
[ccApp.exe]
UDP windows-xp:microsoft-ds *:* 4
[System]
UDP windows-xp:4500 *:* 724
[lsass.exe]
UDP windows-xp:isakmp *:* 724
[lsass.exe]
UDP windows-xp:1900 *:* 1192
c:\windows\system32\WS2_32.dll
c:\windows\system32\ssdpsrv.dll
C:\WINDOWS\system32\ADVAPI32.dll
C:\WINDOWS\system32\kernel32.dll
[svchost.exe]
UDP windows-xp:ntp *:* 1036
c:\windows\system32\WS2_32.dll
c:\windows\system32\w32time.dll
ntdll.dll
C:\WINDOWS\system32\kernel32.dll
Diposting oleh
ihsan hidayat
di
07.38
0
komentar
spywer
SPYWARE
Spyware adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada salah satu bentuk perangkat lunak mencurigakan (malicious software/malware) yang menginstalasikan dirinya sendiri ke dalam sebuah sistem untuk mencuri data milik pengguna.
*Definisi
Spyware merupakan turunan dari adware, yang memantau kebiasaan pengguna dalam melakukan penjelajahan Internet untuk mendatangkan "segudang iklan" kepada pengguna. Tetapi, karena adware kurang begitu berbahaya (tidak melakukan pencurian data), spyware melakukannya dan mengirimkan hasil yang ia kumpulkan kepada pembuatnya (adware umumnya hanya mengirimkan data kepada perusahaan marketing).
*Kerugian
1.Pencurian Data
Kebanyakan informasi yang diambil tanpa seizin adalah kebiasaan pengguna dalam menjelajahi Internet, tapi banyak juga yang mencuri data-data pribadi, seperti halnya alamat e-mail (untuk dikirimi banyak surat e sampah atau dapat dikenal dengan (spam)).
2.Tambahan Biaya Pemakaian Internet
Yang merugikan dari keberadaan spyware, selain banyaknya iklan yang mengganggu adalah pemborosan bandwidth dan privasi yang telah terampas.
3.Website Ber-Spyware pada umumnya
Pada umumnya, website yang memberikan spyware adalah website yang memberikan layanan gratis ataupun website yang menjual produk. Contohnya adalah AOL Mail dan Grisoft.
4.Cara Mencegah Masuknya Adware dan Spyware
Progam Pemburu Spyware & Adware
Beberapa utilitas yang dapat digunakan untuk memburu adware, seperti halnya Ad-Aware dari LavaSoft juga dapat memburu spyware, karena memang spyware merupakan turunan dari adware. Untuk memburu spyware, anda dapat menggunakan AVG Anti-Spyware, ataupun progam anti-spyware lainnya. Sekedar memperingatkan, AVG Anti-Spyware tidak memiliki Free Version, hanya ada Full Version & Trial Version. Bila anda mendownload AVG Anti-Spyware Free Version, sama saja anda mendownload AVG Anti-Spyware Trial Version.
*Contoh Program Spyware dan Adware
Salah Satu Contoh Adware adalah Produk AddOns untuk Windows Live Messenger yaitu Windows Live Messenger Plus.
Mematikan Cookies
Cara ini juga dapat dilakukan dengan block all cookies atau menolak semua cookies untuk masuk ke komputer pengguna.
Diposting oleh
ihsan hidayat
di
07.36
0
komentar
perangkat perusak
1. PERANGKAT PERUSAK/MALWARE
Tingkah laku sebuah perangkat perusak.

Perangkat perusak (bahasa Inggris: malware, berasal dari lakuran kata malicious dan software) adalah perangkat lunak yang diciptakan untuk menyusup atau merusak sistem komputer, peladen atau jejaring komputer tanpa izin termaklum (informed consent) dari pemilik. Istilah ini adalah istilah umum yang dipakai oleh pakar komputer untuk mengartikan berbagai macam perangkat lunak atau kode perangkat lunak yang mengganggu atau mengusik.[1] Istilah 'virus computer' terkadang dipakai sebagai frasa pemikat (catch phrase) untuk mencakup semua jenis perangkat perusak, termasuk virus murni (true virus).
Perangkat lunak dianggap sebagai perangkat perusak berdasarkan maksud yang terlihat dari pencipta dan bukan berdasarkan ciri-ciri tertentu. Perangkat perusak mencakup virus komputer, cacing komputer, kuda Troya (Trojan horse), kebanyakan kit-akar (rootkit), perangkat pengintai (spyware), perangkat iklan (adware) yang takjujur, perangkat jahat (crimeware) dan perangkat lunak lainnya yang berniat jahat dan tidak diinginkan. Menurut undang-undang, perangkat perusak terkadang dikenali sebagai ‘pencemar komputer’; hal ini tertera dalam kode undang-undang di beberapa negara bagian Amerika Serikat, termasuk
Perangkat perusak tidak sama dengan perangkat lunak cacat (defective software), yaitu, perangkat lunak yang mempunyai tujuan sah tetapi berisi kutu (bug) yang berbahaya.
Diposting oleh
ihsan hidayat
di
07.33
0
komentar